Sabar menunggu bisa membuat otak lebih pintar

Sedikit bersabar ketika mengantre dan tidak menyerobot bukan cuma menunjukkan etika seseorang, tetapi juga memberikan keuntungan bagi otak.

Menurut peneliti dari University of Chicago Booth School of Business, sikap sabar dan mau menunggu bisa membuat otak lebih pintar dalam memutuskan sesuatu yang berhubungan dengan keuangan.

“Ketika kita mau menunggu, artinya kita sedang belajar menilai diri kita sendiri. Kita kemudian akhirnya lebih menghargai sesuatu yang telah ditunggu-tunggu itu,” terang peneliti Ayelet Fishbach, seperti yang dikutip dari Huffington Post.

Karena lebih menghargai, seseorang akhirnya lebih berhati-hati ketika akan mengambil keputusan.

Di dalam riset tersebut, peneliti tepatnya mengelompokkan responden menjadi tiga grup. Mereka masing-masing dijanjikan sejumlah uang jika mau menunggu beberapa hari. Uang akan ditambah jika waktu menunggu diundur menjadi lebih lama.

Hasilnya, kebanyakan responden rela menunggu waktu lebih lama lagi karena memperhitungkan pemasukan yang akan diperoleh. Mereka rela sabar selama beberapa hari lebih lama meski jumlah uang yang diperoleh jumlahnya tidak terlalu besar.

Hasil penelitian kemudian diterbitkan dalam Journal of Organizational Behavior and Human Decision Processes.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s